Kisah Abu Hurairah Sahabat Nabi

Abu Hurairah, SahabAt Nabi Yang Paling Banyak Merawikan Hadis

Abu Hurairah RA adalah sahabat Nabi yang paling banyak merawikan hadis. Dia berada dalam urutan pertama diantara 6 orang yang paling banyak merawikan hadis.

Beliau masuk  Islam di tahun Ke-7 Hijriyah. Artinya beliau hanya hidup bersama nabi selama 3 tahun.  Ketika ia masuk Islam, umurnya sudah 40 tahun lebih. Tetapi banyaknya hadis yang beliau riwayatkan mengungguli sahabat-sahabat nabi yang telah dahulu masuk Islam.

Masuknya beliau ke agama Allah adalah melalui salah seorang sahabat nabi yang bernama Tufil dari Tihamah. Tufil masuk Islam ketika datang berhaji ke Mekkah. Kala itu penduduk Mekkah mewanti-wanti dia untuk berhati-hati dengan Nabi Muhammad SAW karena Muhammad telah meninggalkan agama nenek moyang bangsa Arab dan mereka juga mengingatkan mereka bahwa Rasulullah mempunyai bacaan-bacaan sihir yang apabila orang mendengarnya maka dia akan masuk Agama Islam. Oleh karena itu Tufil selalu berdoa agar dijauhkan oleh Allah dari Muhammad dan menjaganya agar tidak terpengaruh oleh Nabi.

Islamnya Abu Hurairah

Suatu hari Tufil berada di Ka’bah dan mendengar Rasulullah sedang melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran. Seketika itu pula hatinya luluh dan menyatakan keislamannya. Dia lantas bercerita tentang asal-muasalnya dan meminta Rasulullah untuk mengajarkan sesuatu untuk diajarkannya kepada kaumnya ketika pulang ke Tihamah. .

Tufil bercerita bahwa dia adalah orang yang sangat berpengaruh di daerahnya. Apabila dia berkata maka keluarganya akan mengikutinya begitupula masyarakat di tempat dia berasal. Rasulullah kemudian mengajarkan Tufil surat Al-Ikhlas. Tufilpun pulang ke Tihamah.

Ketika Tufil kembali, dia membawa serta dengannya Abu Hurairah yang telah masuk Islam. Abu Hurairah termasuk salah seorang Ahlu Suffah, yaitu sahabat Nabi yang sangat miskin dan tidak ada mata pencaharian. Mereka tinggal di pojok Mesjid Nabawi. Mereka mendedikasikan hidup mereka hanya untuk mempelajari ilmu agama Allah sebanyak-banyaknya. Selalu mengikuti halqah Rasulullah dan mengumpulkan hadis-hadis Rasulullah dari sahabat-sahabatnya.

Ahlu Suffah ini hidup dari sedeqah orang-orang muslim. Ketika ada yang bersedeqah maka Rasulullah memberikannya kepada mereka dan apabila ada yang memberi hadiah Rasulullah mekan bersama mereka.

ilustrasi guruin pasi abu hurairah
Ilustrasi Gurun Pasir Kisah Abu Hurairah. Credit image to freepik

Islamnya Ibunda Abu Hurairah

Ibunda Abu Hurairah sebelum masuk Islam sering mengeluarkan kata-kata cacian kepada Rasulullah. Bahkan sampai membuat dia menangis. Kemudian Abu Hurairah mendatangi Rasulullah dan memintanya untuk mendoakan agar ibundanya masuk Islam. Maka ketika Abu Hurairah pulang, ketika ia mengetuk pintu seraya pintu itu terbuka terdengar syahadat. Allah telah mengabulkan doa Rasulullah. Ibundanya telah masuk Islam.

Hidayah itu adalah milik Allah, Allah memberikan hidayah kepada siapapun yang Ia kehendaki. Rasulullah pernah berdoa agar Abu Talib masuk Islam tapi Allah tidak memeberi hidayah kepada Abu Talib meskipun Abu Talib selalu membantu dan menjaga Nabi selama beliau berdakwah di Makkah.

Alasan Abu Hurairah Paling Banyak Merawikan Hadis

  1. Abu hurairah merasa bahwa dia sangat banyak ketinggalan dari segi ilmu agama.  Karena Islamnya beliau di tahun Ke-7, maka Abu Hurairah telah tertinggal selama 20 tahun. 13 tahun ketika Rasulullah berdakwah di Mekkah dan 7 tahun ketika Rasulullah sudah berhijrah. Oleh sebab itu Abu Hurairah mulai bertanya kepada sahabat-sahabat Nabi mengenai ilmu-ilmu agama yang telah ia lewati semenjak Rasulullah diangkat menjadi Nabi. Beliau mulai mengumpulkan hadis-hadis Rasulullah dan menghafalnya.
  2. Abu Hurairah didoakan khusus oleh Rasulullah SAW agar diberikan ingatan yang kuat. Abu Hurairah suatu hari memberitahukan Rasulullah bahwa dia sering lupa hafalan-hafalan hadisnya. Dan Rasulullah mendoakan Abu Hurairah. Abu Hurairah bercerita sejak saat itu dia tidak pernah melupakan hadis-hadis Nabi. Agar beliau tidak lupa akan hadis-hadis Rasulullah, beliau mengulangnya di malam hari hingga tengah malam setelah mendapatkan hadis dari sahabat-sahabat Rasulullah.
  3. Abu Hurairah mengkaderisasi ummat Islam dengan mengajarkan hadis-hadis Rasulullah SAW kepada anak-anak orang muslim. Sehingga sepeninggal beliau anak-anak sahabat Nabi merawikan hadis yang berasal dari Abu Hurairah.
  4. Lamanya Masa Hidup untuk Menyampaikan Hadis juga menjadi alsan kenapa Abu Hurairah paling banyak merawikan hadis sebagaimana disampaikan pada kolom kalam sindonews.

Pelajaran yang bisa dipetik:

  1. Sungguh begitu luar biasa semangat sahabat Rasulullah untuk menuntuk ilmu agama. Dalam hal Abu Hurairah, dia mampu menyaingi Tufil yang sudah lebih awal masuk Islam. Sudah sepatutnya kita mengikuti semangat belajarnya sahabat nabi ini.
  2. Abu Hurairah melakukan kaderisasi ilmu hadis agar ilmu agama Allah tidak hilang, terus hidup dan terus diajarkan kepada ummat manusia.

1 thought on “Kisah Abu Hurairah Sahabat Nabi”

Leave a Comment